Perform Harry Kane di Final Euro 2020 Dipandang Mengecewkan

Perform Harry Kane di Final Euro 2020 Dipandang Mengecewkan – Kane tidak berdaya hadapi duet bek kuat Italia: Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini.

Keinginan Inggris untuk raih piala mayor pertama semenjak tahun 1966 dihancurkan demikian saja oleh Italia. Italia main lebih bagus sepanjang 120 menit dan pada akhirnya menang beradu penalti.

Inggris sempat unggul lebih dulu melalui tindakan Luke Shaw pada menit kedua, tetapi Italia dapat menyamai posisi lewat Leonardo Bonucci di set ke-2 . Score 1-1 bertahan sampai ekstra team, lalu Italia menang 3-2 di set beradu penalti.

Perform Harry Kane di Final Euro 2020 Dipandang Mengecewkan

Lepas dari kekalahan penalti, perform baris serang Inggris sepanjang 120 menit dipandang menyebalkan, terutamanya permainan Harry Kane.

Kritikan untuk Kane

Perform Kane dilihat langsung oleh Alan Shearer, penyerang legendaris Premier League. Menurut dia, ada yang kurang dari permainan Kane di Wembley Fase tempo hari.

Shearer tahu peranan Kane sedikit berlainan sekarang ini. Kane seringkali mundur dan jemput bola. Tetapi, menurut dia Kane sudah lupakan pekerjaan seorang penyerang, “Masalah Harry Kane, semestinya ada kesetimbangan saat Anda bermain sebagai penyerang. Kita telah mengulas ini saat sebelum laga, terutamanya sesudah set pertama,” kata Shearer ke Kilat.

“Tetapi, Kane bahkan juga tidak dapat sentuh bola di kotak penalti sejauh pertandingan.”

Tanpa shooting

Kane memang benar-benar tidak berdaya tempo hari. Ia tidak melepaskan satu juga tendangan ke gawang Gianluigi Donnarumma, Kemungkinan beberapa karena peranannya yang sedikit berlainan, tetapi di lain sisi Kane kelihatan tidak berdaya hadapi Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci.

“Bisa saja Kane coba mendapati kesetimbangan ia bisa menarik gerakan bek musuh sama seperti yang kita ingin. Tetapi, masalah teror yang semestinya dapat ia beri, Kane benar-benar tidak melepaskan shooting,” ikat Shearer.

“Jadi laga tempo hari tentu benar-benar susah untuknya. Ditambah ia harus hadapi dua raksasa di baris pertahanan musuh, Bonucci dan Chiellini,” pungkasnya.

Penjaga gawang Gianluigi Donnarumma Sebagai Pemain Terbaik

Penjaga gawang Gianluigi Donnarumma Sebagai Pemain Terbaik – Italia mengalahkan Inggris di final Euro 2020 dan keluar sebagai juara. Penjaga gawang Gianluigi Donnarumma, yang pada akhirannya dikukuhkan sebagai pemain terbaik kompetisi, adalah penentu kemenangan Italia.

Italia dan Inggris bermain imbang 1-1 di Wembley sampai habis waktu normal. Sampai akhir ekstra time juga score masih tetap tidak berbeda. Beradu penalti diadakan, dan Italia menang 3-2, Donnarumma gagalkan dua algojo Inggris di beradu penalti, terhitung Bukayo Saka yang disebut penendang ke-5. Rekornya di babak-babak beradu penalti juga masih tetap prima, terus menang.

Selama ini, Donnarumma sudah 5 kali turut serta dalam beradu penalti, dan ia selalu keluar sebagai juara. Tiga beradu penalti dimainkan di tingkat club bersama AC Milan, dan dua yang lain bersama timnas Italia, Janganlah lupa , ia baru berumur 22. Masa datang Italia kelihatannya betul-betul ada di tangan yang akurat.

Penjaga gawang Gianluigi Donnarumma Sebagai Pemain Terbaik

Gianluigi Donnarumma

Donnarumma, yang saat itu berumur 17 tahun, menjadi penjaga gawang nomor 1 AC Milan. Beradu penalti pertama kalinya ia alami saat menantang Juventus dalam gelaran Supercoppa Italiana 2016 di Doha, Qatar.

Score 1-1 sampai habis waktu normal dan ekstra time, beradu penalti juga tidak terhindar. Donnarumma ada di bawah garis Milan, sedang Gianluigi Buffon di bawah garis Juventus.

Penendang ke-2 Juventus, Mario Mandzukic, eksekusinya melenceng dari target. Pada satu titik, score sempat seimbang 3-3. Algojo ke-5 Juventus, Paulo Dybala, tidak berhasil mengalahkan Donnarumma. Penalti Dybala disetop oleh Donnarumma, dan Milan pada akhirnya menang 4-3.

Gianluigi Donnarumma

AC Milan bertemu dengan Lazio di set semi-final Coppa Italia musim itu. Pada putaran pertama di San Siro, pertandingan berakhir 0-0. Putaran kedua di Olimpico sama.

Beradu penalti juga diadakan. Donnarumma menepiskan penalti Sergej Milinkovic-Savic dan Lucas Leiva, Milan pada akhirnya menang 5-4 dan maju ke final. Tetapi, Milan tidak berhasil menjadi juara sesudah ditaklukkan Juventus 0-4 di pertandingan pemungkas.

Antisipasi Kepergian Pogba, Man United Mati-Matian Amankan Sosok Pengganti

Antisipasi Kepergian Pogba, Man United Mati-Matian Amankan Sosok Pengganti – Pemain tengah Manchester United, Paul Pogba, tidak pernah sepi isu. Terkini, pemain dari Prancis itu disebutkan makin dekat sama pintu keluar Old Trafford.

Dikutip dari Kilat, Pogba diberitakan sudah membuat keputusan masalah periode depannya. Ia ingin tergabung dengan Paris Saint-Germain di bursa panas musim ini.

Sepanjang merumput bersama Setan Merah, Agen Bola Terbesar Pogba memang tidak pernah sepi isu. Mulai dari dihubungkan untuk kembali lagi ke Juventus sampai tergabung dengan Real Madrid.

Dengan kontrak yang cuman sisa setahun kembali, bukan mustahil Man United pada akhirnya melepaskan Pogba panas musim ini. Masalahnya seandainya kontrak baru nanti macet, Man United peluang akan kehilangan Pogba dengan status bebas transfer.

Alternatif Pogba

Lepas atas sesuatu yang terjadi dengan Pogba, Agen Sbobet Terpercaya Resmi Man United nampaknya maju terus dengan gagasan mereka membawa Eduardo Camavinga. Seandainya Pogba pergi juga tempatnya nanti akan dan dapat diisikan oleh Camavinga.

Pemain berumur 18 tahun itu berkilau di Rennes sepanjang dua tahun akhir dan dilihat sebagai salah satunya pemain muda sangat prospektif di dunia sepakbola sekarang ini.

Walau PSG juga berminat untuk membawa Camavinga, tetapi Man United dipercaya Agen Bola Terpercaya akan habis-habisan untuk memperoleh tanda-tangan pemain dari Prancis itu.

Disampaikan kilat, penawaran sah akan selekasnya dikirim. bukan mustahil kehadiran Camavangi semakin lebih cepat dari yang diprediksi.

Kiper Timnas Denmark Sudah Ngadu ke Wasit Soal Laser

Kiper Timnas Denmark Sudah Ngadu ke Wasit Soal Laser – Penjaga gawang Tim nasional Denmark, Kasper Schmeichel rupanya telah mengadu ke wasit masalah masalah cahaya laser yang ke arah mukanya saat pertandingan semi-final Piala Eropa 2020 menantang Inggris. Tetapi, ia tidak mengetahuinya saat menepiskan sepakan penalti Harry Kane.Ada peristiwa tidak sportif saat Tim nasional Denmark hadapi Inggris pada semi-final ke-2 Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, pada Kamis, 8 Juli 2021. Muka penjaga gawang Kasper Schmeichel kelihatan mendapatkan masalah oleh cahaya laser.
Peristiwa itu terjadi pada set tambahan sesudah ke-2 team bermain seri 1-1 dalam kurun waktu normal. Di menit ke-102, wasit menunjuk titik putih sesudah Sterling dijatuhkan oleh Joakim Maehle ia tempat terlarang.Simak juga: Berbeda Opini dengan Sterling, Arsene Wenger Kira Penalti Tim nasional Inggris GaibCuplikan dari yle TV 2 menunjukkan ada cahaya laser hijau yang muka ke arah muka Kasper Schmeichel. Walau demikian, ia sukses menepis tendangan Harry Kane yang maju sebagai pelaksana eksekusi. Penggemar Terangi Laser ke Muka Schmeichel, Inggris Sekarang Terancam Terkena Ancaman”

 Wajah Disinari Laser, Ternyata Kasper Schmeichel Sudah Ngadu ke Wasit

Kiper Timnas Denmark Sudah Ngadu ke Wasit Soal Laser
Gara Tingkah Penggemar Terangi Laser ke Muka Schmeichel, Inggris Sekarang Terancam Terkena AncamanSayangnya, bola tepisan Schmeichel ke arah kembali Kane. Peluang itu disikat oleh striker Inggris itu untuk bawa The Three Lions kembali unggul 2-1.  Agen Togel Terpercaya Score itu bertahan sampai pertandingan selesai membuat Denmark tidak berhasil ke arah final Piala Eropa 2021.
Kasper Schmeichel menerangkan jika ia telah mendapatkan tindakan sama pada set ke-2 . Ia juga memberikan laporan peristiwa itu ke wasit yang melanjutkan ke piranti laga.”Saya tidak mengetahuinya pada sepakan penalti karenanya ada di belakang saya disamping kanan saya. Tetapi saya merasakannya di set ke-2 ,” katanya engutip Mirror, Jumat (9/7/2021).
Saya memberitahu wasit. Dan ia pergi untuk menjelaskan suatu hal ke official yang lain,” sambungnya. Pada jalannya pertandingan, Denmark unggul terlebih dahulu lewat sepakan bebas Mikkel Damsgaard di menit ke-30. Judi Bola Online Terbesar Inggris selanjutnya menyamai posisi akiba gol bunuh diri Simon Kjaer, dan Inggris kembali unggul melalui Kane.
Saya berpikir daya ingat terbaik yang saya punyai hanya mengenai team ini dan negara ini. Kebersama-samaan dan bukti jika kami sudah bersama sepanjang nyaris enam minggu dan kami belum juga siap untuk ucapkan selamat tinggal,” tandas Kasper Schmeichel.

CEO Sassuolo Umumkan Juventus Menangkan Perburuan Manuel Locatelli

CEO Sassuolo Umumkan Juventus Menangkan Perburuan Manuel LocatelliCEO Sassuolo, Giovanni Carnevali betul-betul optimis akan memperoleh beberapa dana fresh dari Juventus. Menurutnya, Manuel Locatelli akan sesegera dibeli oleh raksasa Serie A, Juventus.

Nama Manuel Locatelli mendadak menuai banyak gunjingan setelah tampil oke di Piala Eropa 2020 bersama timnas Italia.

Walaupun dalam empat laga terakhir Italia di Euro, Locatelli cuman jadi pemain susunan Marco Verratti, tapi sinar terangnya sudah terlanjur membuat beberapa team-team luar biasa Eropa tertarik mempersuntingnya pada bursa transfer musim panas ini.

Artikel Terkait : Jack Grealish, Hanya Dikasih Peluang Tampil Sepanjang 35 Menit

Beberapa tim kelas tinggi dikatakan tertarik hadirkan pemain alumnus AC Milan itu seperti Juventus yang sudah mengincar Locatelli dari sejak awalannya musim 2020/2021 kemarin. Lalu ada pula Arsenal, Manchester City, Borussia Dortmund dan raksasa Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain.

Tapi dari kesemua klub di atas, CEO Sassuolo yakinkan Juventus telah memenangkan perburuan gelandang 22 tahun itu. Ia menjelaskan bila setelah final Euro 2020, Situs Slot Online Terpercaya transfer Locatelli dengan raksasa Turin itu akan sesegera habis.

“Kami telah bertemu Juventus dan membuat janji minggu depan, tapi semua masih didalami,” ungkap Carnevali seperti diambil dari Metro.co.uk.

“Pasar Italia sedang kesulitan di sekarang ini, penawaran telah datang di luar negeri, Judi Bola Online Terbesar dan sudah jelas bila kami memiliki pemain yang diharap oleh klub besar,” kata Carnevali kembali.

“Kami sedang cicipi kejadian ini dan akan berbicara ke Locatelli setelah Euro usai, karena kami ingin diamkan dia tetap rileks dan fokus sampai hari Minggu (Final Euro 2020),” katanya.

Ogah Dibebani Target Juara, Mourinho: Yang Penting Roma Oke Dulu

Ogah Dibebani Target Juara, Mourinho: Yang Penting Roma Oke DuluJose Mourinho memperjelas jika sasaran khusus AS Roma musim ini ialah dapat tampil bersaing dan berkompetisi di kelas atas Liga Italia. Hal itu membuat Mourinho tidak pedulikan lebih dahulu peluang Roma raih Scudetto.

Jose Mourinho putuskan terima pinangan AS Roma sesudah dikeluarkan Tottenham Hotspur pada Bulan April 2021 kemarin. Pria dari Portugal itu bertambat ke Olimpico untuk gantikan status Paolo Fonseca yang kontraknya habis akhir musim tempo hari.

Perform AS Roma sendiri sering tidak stabil, terutamanya dalam lima musim paling akhir. Prestasi dari Il Lupi malah terus melorot sampai mereka harus terjatuh di rangking ke-7 pada tabel klassemen Liga Italia musim kemarin.

Baca Juga : Manchester United Sudah Menyelesaikan Transfer Jadon Sancho

Di lain sisi, Mourinho hampir tak pernah tidak berhasil memberinya titel juara pada tim-tim yang digebernya. Cuman saat latih Tottenham Hotspur, Mourinho kosong piala karena telah dikeluarkan 5 hari saat sebelum ajang final Piala Liga Inggris.

Meskipun begitu, Bonus Situs Judi Bola Mourinho kelihatannya belum ingin memberinya agunan untuk raih gelar bersama AS Roma. Dia pilih mengutamakan membuat Roma dapat tampil bersaing dahulu daripada menarget suatu hal yang terlampau jauh untuk didapat.

“Roma tidak inginkan keberhasilan langsung, tetapi mereka inginkan sebuah project terus-menerus untuk masa datang, bekerja dengan nafsu. Itu kenapa saya di sini,” kata Mourinho diambil dari Football Italia.

“Saat ini waktunya untuk bekerja dengan staff Judi Bola Online Terbesar saya, kotanya luar biasa, tetapi saya di sini tidak buat saya ingin berlibur. Anda bisa selalu mengulas mengenai gelar juara, tetapi kami lebih suka mengulas mengenai gagasan dan tugas.

“Memang gampang janjikan sebuah gelar juara, tetapi realitasnya berlainan. Kami cenderung pilih mengulas mengenai gagasan dan bagaimana tingkatkan team. Beberapa pemilik club tidak ingin cuman sukses saja, mereka ingin club dapat bersaing dan tetap berkompetisi, yang mana itu lebih susah. Kami akan bekerja dahulu baru pikirkan sebuah gelar juara.”

Juventus Minat Gaet Manuel Locatelli

Juventus Minat Gaet Manuel Locatelli – Juventus sudah mengawali perbincangan dengan Sassuolo untuk menggandeng pemain tengah tim nasional Italia Manuel Locatelli. Bianconeri memang dijumpai telah membidik pemain berumur 23 tahun itu sepanjang beberapa saat. Raksasa Turin, melapor Goal sudah mempersiapkan penawaran 30 juta euro (sekitaran Rp517 miliar). Management akan mengganti dengan bek asal Romania Radu Dragusin untuk dapat memperoleh Locatelli.
Juve sudah lakukan pendekatan dengan cara resmi, yang memiliki arti perbincangan berkenaan transfer si pemain itu juga diawali semenjak Rabu, 23 Juni 2021. Club Turin itu mengharap bisa capai persetujuan dengan Sassoulo dan memberikan salah satunya pemain bintang muda mereka dengan proses yang mulus.Simak juga: Jorge Mendes Terbang ke Italia, Cristiano Ronaldo Masuk PSG?Dragusin dipandang seperti salah satunya pemain muda berpotensi di Juve.

Perburuan Juventus Gaet Manuel Locatelli Dimulai

Juventus Minat Gaet Manuel Locatelli
Tetapi, dia kesusahan tembus team khusus karena ketatnya kompetisi di Allianz Fase.Simak juga: Paul Pogba Beri warna Rambut Hitam-Putih, Pertanda Pulang ke Juventus?Bek berumur 19 tahun itu dibolehkan Juve untuk isi status Locatelli di pesaing lokal, sementara Sassuolo terbuka untuk menerimanya. Bonus Situs Judi Bola Juve akan berusaha untuk pinjam Locatelli sepanjang satu musim saat sebelum mematenkannya pada musim seterusnya.Sassuolo dijumpai inginkan 40 juta euro (sekitaran Rp690 miliar) untuk Locatelli dan tidak punya niat turunkan harga. Locatelli sekarang perkuat Italia di Piala Eropa 2020 dan tampil oke dengan cetak 2 gol dalam laga penyisihan group menantang Swiss.
Dia sekarang ini malas mengulas mengenai periode depannya karena ingin konsentrasi untuk jalankan pekerjaannya bersama tim nasional Italia. Isu transfer) baru perbincangan. Saya ingin memutuskan sesudah Piala Eropa,” kata Locatelli. Judi Bola Online Terbesar Ada persaingan yang penting buat dimainkan, dan saya cuman konsentrasi pada ini (Piala Eropa 2020).” Saya memercayakan apa yang terjadi di atas lapangan, beberapa hal riil, yang lain cuman isu, tidak ada fungsinya mengulas itu,” ujarnya.

Gara-Gara Laser, Inggris Kini Terancam Kena Sanksi

Gara-Gara Laser, Inggris Kini Terancam Kena Sanksi – Liga Sepakbola Eropa (UEFA) sudah umumkan akan selekasnya menginvestigasi kasus cahaya laser dan beberapa pelanggaran yang sudah dilakukan penggemar Team Nasional (Tim nasional) Inggris saat hadapi Denmark di semi-final Piala Eropa 2020. Bila bisa dibuktikan bersalah, karena itu UEFA ditegaskan akan memberinya ancaman ke Tim nasional Inggris.Sama seperti yang dijumpai, pemakaian cahaya laser yang bisa mengganggu pemain saat di lapangan sebetulnya telah dilarang keras di sepakbola.
Karena itu saat ada salah satunya simpatisan yang memakai laser, karena itu bersiap saja team yang disokongnya itu akan terima hukuman.Pada pertandingan Inggris versus Denmark di Stadion Wembley, London pada Kamis (8/7/2021) pagi hari WIB, simpatisan The Three Lions ketahuan memakai laser yang kelihatan di tujukan ke penjaga gawang Denmark, yaitu Kasper Schmeichel.Baca : Temui Italia di Final Piala Eropa 2020, Tim nasional Inggris Disuruh Benahi Hal Ini.

Gara-Gara Ulah Fans Sinari Laser ke Muka Schmeichel, Inggris Kini Terancam Kena Sanksi

Gara-Gara Laser, Inggris Kini Terancam Kena Sanksi

Kasus ini (laser dan pelanggaran yang sudah dilakukan simpatisan Inggris) akan diatasi oleh UEFA, Tubuh Kontrol, Norma dan Disiplin [CEDB] ketika waktunya,” bunyi pengakuan UEFA, yang diambil dari Sky Sports, Kamis (8/7/2021).  Agen Togel Terpercaya Karena peristiwa itu Inggris juga akan diberi ancaman oleh UEFA. Tubuh Kontrol dan Norma dan Displin akan ikut mengevaluasi pelanggaran yang sudah dilakukan oleh penggemar Inggris saat melayani Denmark di semi-final Piala Eropa 2020.Pasalnya tidak cuma cahaya laser saja yang dilanggar oleh penggemar Tim nasional Inggris, tetapi perlakukan tidak terpuji saat lagu berkebangsaan berkemandang menjelang pertandingan berjalan. Disamping itu, ada kembang api yang berpijar akan jadi hal yang diulas untuk tentukan berapa ancaman yang perlu dibayar tim bimbingan Gareth Southgate itu.
Lepas dari itu semua, peristiwa ada cahaya laser yang kelihatan di muka Schmeichel teruslah jadi hal yang paling dibahas oleh beberapa pencinta sepakbola. Karena tentu saja laser itu dapat mengganggu pandangan penjaga gawang Leicester City itu.
Peristiwa muka Schmeichel diterangi laser juga terjadi ketika yang penting, di mana Denmark tengah siap-siap untuk hadapi sepakan penalti yang terterima oleh Inggris. Judi Bola Online Terbesar Penalti yang terjadi pada menit 104 itu terjadi saat score sedang seimbang 1-1. Luar biasanya Schmeichel mampu tipis sepakan penalti yang dilakukan Harry Kane itu. Sayang, bola yang sukses dihalau Schmeichel malah ke arah kaki Kane kembali.
Secara mudah Kane melepas tendanagn dan membuat Inggris unggul 2-1 atas Denmark, bahkan juga sampai set tambahan itu usai. Inggris yang menang 2-1 atas Denmark itu lalu akan hadapi Italia di final Piala Eropa 2020 pada Senin 12 Juli 2021.

Pelatih Denmark Masih Belum Terima Kekalahan

Pelatih Denmark Masih Belum Terima Kekalahan – Pelatih Team Nasional (Tim nasional) Denmark, Kasper Hjulmand , akui sedih dengan hadiah penalti yang dihadiahkan wasit ke Inggris pada semi-final Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, Kamis (8/7/2021) pagi hari WIB. Dia menanyakan keputusan wasit masalah kejadian Raheem Sterling yang jatuh di kotak penalti.
Peristiwa itu terjadi pada set tambahan waktu saat Inggris dan Denmark harus senang bermain seri 1-1 di saat normal. Pada kejadian itu, Sterling jatuh di tempat terlarang sesudah dijatuhkan pemain Denmark, Joakim Maehle. Wasit juga selanjutnya menunjuk titik putih karena memandang hal tersebut sebagai pelanggaran. Tetapi, Hjulmand tidak sepakat dengan keputusan wasit karena tidak ada suatu hal yang aneh dengan jatuhnya Sterling di kotak penalti.

Karena Penalti, Pelatih Denmark Masih Belum Terima Kekalahan

Pelatih Denmark Masih Belum Terima Kekalahan
“Itu ialah penalti yang semestinya tidak jadi penalti. Itu ialah suatu hal yang mengusik saya sekarang ini. Kami benar-benar sedih,” kata Hjulmand, diambil dari Independent News, Kamis (8/7/2021). Agen Togel Terpercaya saya mengetahui terdengarannya aneh saat ini, tapi saya tidak bisa meredam hati ini. Satu perihal ialah kalah dalam laga, itu biasa, tapi kalah dengan langkah ini menyebalkan karena beberapa pemain saya sudah banyak berusaha,” lanjut bekas pelatih Nordsjaelland itu.
Hjulmand terang berasa sedih. Karena, melalui titik putih itu, Inggris pada akhirnya sukses merampas kemenangan. Kane yang bertindak selaku pelaksana eksekusi sanggup cetak gol walau sepakan penaltinya sempat dihalau oleh penjaga gawang Denmark, Kasper Schmeichel. Pertandingan juga usai dengan score 1-2 untuk kemenangan Inggris.
Dengan kekalahan itu, karena itu cara Denmark harus berhenti di semi-final Piala Eropa 2020. Sedang The Three Lions -julukan Tim nasional Inggris- akan meluncur ke set final dan berjumpa dengan Italia. Selama ini,  Judi Bola Online Terbesar Hjulmand akui belum juga terima kekalahan itu. Ia menjelaskan mempunyai kepahitan karena tinggalkan kompetisi mimpi mereka dengan ironis.
“Rasanya pahit tapi kami harus mengolah ini saat sebelum kami bisa membahas hati ini. Ini langkah yang pahit untuk tinggalkan kompetisi. Langkah kami kalah membuat lebih susah untuk pahami kenapa kami kalah. Saya harus waspada dengan yang saya ucapkan. Kami mempunyai team yang mengagumkan dan kami tentu dapat lakukan suatu hal yang luar biasa kembali,” papar pelatih 49 tahun itu. Kemungkinan lebih gampang untuk saya untuk menjelaskan apa yang saya alami dalam sekian hari,” tutup Hjulmand.

Merapat ke PSG dan Dapat Nomor Keramat, Ramos: Ini Istimewa!

Merapat ke PSG dan Dapat Nomor Keramat, Ramos: Ini Istimewa!Paris Saint-Germian makin dekat sama bekas kapten Real Madrid, Sergio Ramos. Berita itu sempat bocor dan diberitakan beberapa media Eropa.

Goal memberikan laporan Sergio Ramos sudah kelihatan di Parc des Prince pada Rabu (7/7) tempo hari. Di mana informasi gagasannya akan dilaksanakan pada Kamis (8/7) ini.

Saat itu, situs transfermarkt sudah melaunching bila Sergio Ramos telah setuju untuk mengenakan seragam Les Parisiens.

Artikel Terkait : Luis Enrique Pernah Ngomong Tidak Ada Team Yang Lebih Baik Spanyol

Semua berawal dari situs sah PSG yang ketahuan sempat umumkan penandatanganan Ramos. Dalam sebuah peluang mereka melaunching pengakuan Ramos saat sebelum mereka menghapusinya.

Dalam upload artikel itu disebut Ramos telah setuju untuk merumput di Agen Judi Poker Online Terbaik Parc des Prince dan akan kenakan nomor punggung empat. Nomor yang sama dengan Ramos sebagai seorang pemain belakang paling punya pengaruh.

“Nomor empat ini, saya benar-benar menghargakannya karena takhayul, karena saya memiliki semenjak awalnya karier saya, dan itu temani saya sejauh hidup saya, bersambung [dengan] saya, bawa peruntungan, dan banyak kemenangan.

“Saat ini nomor empat ialah sisi dari saya sebagai individu dan sebagai seorang professional. Untuk saya, satu kehormatan untuk dapat menggunakan nomor ini di team yang luar biasa, Judi Bola Online Terbesar Paris Saint-Germain . Maka akan spesial untuk dapat menggunakan nomor ini. gunakan nomor saya di sini di Paris,” kata Ramos diambil dari Transfermarkt.

Sesudah upload PSG itu dihapus, hingga saat ini club yang berkandang di Parc des Prince itu belum memberikan pengakuan sah masalah tergabungnya Ramos.